Kebudayaan Hindu Budha
Peninggalan Agama Hindu
1. Arca Dhyani Bodhisatwa Awalokiteswara
Arca bergaya Majapahit Abad XV M. Arca sebagai arca perwujudan dari tokoh raja yang sudah meninggal.
2. Relief Arca Apsari
Arca ditemukan di Simpang Sender, Ranau, Lampung Barat. Arca memegang utpala (padma kuncup) pada tangan kiri yang menjulur dari nekara dan tangan kanan bersikap Tarjanimudra yang memegang piringan/alat musik. Apsari adalah makhluk setengah dewi atau peri air. la hidup diangkasa yang bertugas sebagai penari dan pemain musik. la adalah istri dari Dewa Gendharwa yang merupakan dewa musik.
3. Lampu Gantung
Adegan yang ada sepertinya melukiskan sebuah petikan suatu dongeng, namun ceritanya tidak ditentukan. Berdasarkan identitas arcanya, lampu gantung ini digunakan oleh pemeluk agama Hindu dan Budha dalam proses upacara keagamaan bersama peralatan lainnya. Ditemukan di Desa Krui, Lampung Barat.
4. Genta
Genta merupakan laksana (milik) dari Dewa Virabhadra, salah satu putra Dewa Siwa. Ditemukan di Desa Ketapang, Kalianda, Lampung Selatan.
5. Arca
Arca merupakan penggambaran dari Dewi Sri. Dalam Mitologi Hindu Dewi Sri adalah sakti Dewa Wisnu. Arca digunakan sebagai benda upacara yaitu pemujaan pada Dewi Padi pada saat panen padi. Ditemukan di Desa Banjar Agung, Talang Padang, Lampung Selatan.
6. Arca Dewi Sri
Arca Dewi Sri berdiri dengan sikap samabanga di atas lapik padmaganda. Digambarkan sebagai wanita cantik dengan pinggang yang ramping, leher jenjang. Dewi Sri dianggap sebagai dewi kesuburan dan dewi kemakmuran.
7. Arca Durga Mahisasure Mardini
Arca Durga Mahisasure Mardini adalah arca dewi yang merupakan sakti dewa siwa. Menggambarkan serangkaian kisah pertempuran dewi durga melawan para dewa raksasa asura yang ingin menguasai kediaman para dewa yang akhirnya dimenangkan oleh dewi durga. Ditemukan di Desa Wana, Labuhan Meringgai, Lampung Timur.
Arca bergaya Majapahit Abad XV M. Arca sebagai arca perwujudan dari tokoh raja yang sudah meninggal.
2. Relief Arca Apsari
Arca ditemukan di Simpang Sender, Ranau, Lampung Barat. Arca memegang utpala (padma kuncup) pada tangan kiri yang menjulur dari nekara dan tangan kanan bersikap Tarjanimudra yang memegang piringan/alat musik. Apsari adalah makhluk setengah dewi atau peri air. la hidup diangkasa yang bertugas sebagai penari dan pemain musik. la adalah istri dari Dewa Gendharwa yang merupakan dewa musik.
3. Lampu Gantung
Adegan yang ada sepertinya melukiskan sebuah petikan suatu dongeng, namun ceritanya tidak ditentukan. Berdasarkan identitas arcanya, lampu gantung ini digunakan oleh pemeluk agama Hindu dan Budha dalam proses upacara keagamaan bersama peralatan lainnya. Ditemukan di Desa Krui, Lampung Barat.
4. Genta
Genta merupakan laksana (milik) dari Dewa Virabhadra, salah satu putra Dewa Siwa. Ditemukan di Desa Ketapang, Kalianda, Lampung Selatan.
5. Arca
Arca merupakan penggambaran dari Dewi Sri. Dalam Mitologi Hindu Dewi Sri adalah sakti Dewa Wisnu. Arca digunakan sebagai benda upacara yaitu pemujaan pada Dewi Padi pada saat panen padi. Ditemukan di Desa Banjar Agung, Talang Padang, Lampung Selatan.
6. Arca Dewi Sri
Arca Dewi Sri berdiri dengan sikap samabanga di atas lapik padmaganda. Digambarkan sebagai wanita cantik dengan pinggang yang ramping, leher jenjang. Dewi Sri dianggap sebagai dewi kesuburan dan dewi kemakmuran.
7. Arca Durga Mahisasure Mardini
Arca Durga Mahisasure Mardini adalah arca dewi yang merupakan sakti dewa siwa. Menggambarkan serangkaian kisah pertempuran dewi durga melawan para dewa raksasa asura yang ingin menguasai kediaman para dewa yang akhirnya dimenangkan oleh dewi durga. Ditemukan di Desa Wana, Labuhan Meringgai, Lampung Timur.
Pilihan Artefak